MASA LALU — CHAPTER 6A - Yang Mulai Retak


September 2024.


Tidak ada tanda-tanda besar.  

Tidak ada kejadian yang terasa seperti akhir.


---


Semuanya berjalan… seperti biasa.


Dan justru di situlah—  

sesuatu mulai benar-benar retak.


---


Hyuna tidak mengambil keputusan ini dalam semalam.


Ia sudah memikirkannya  

selama bertahun-tahun.


---


Tentang lelahnya bertahan  

di sesuatu yang terus mengulang luka yang sama.


Tentang memberi…  

tanpa pernah benar-benar diterima.


---


Dua tahun lebih  

Hyuna berusaha.


Memahami.  

Memaklumi.  

Mengalah.


---


Ia mencoba menjadi cukup  

untuk seseorang yang tidak pernah benar-benar melihatnya.


---


Setiap masalah berakhir sama—


pertengkaran.


---


Dan entah bagaimana…  

Hyuna selalu berada di posisi yang salah.


---


Ia tidak punya tempat untuk bercerita.


Setiap kali ingin berbicara—  

ujungnya hanya semakin menyakitkan.


---


Perlahan, Hyuna mulai diam.


Bukan karena tidak ada yang ingin ia katakan—  

tapi karena ia sadar…


tidak semua orang benar-benar ingin mendengar.


---


Ia tetap bertahan.


Bukan karena semuanya baik-baik saja.


---


Tapi karena ia sudah terlalu jauh  

untuk kembali tanpa mencoba sekali lagi.


---


Namun, semakin ia bertahan—  

semakin ia merasa hilang.


---


Bukan kehilangan orang lain.


---


Tapi kehilangan dirinya sendiri.


---


Di titik itu—  

Hyuna mulai sadar sesuatu.


---


Ini bukan lagi soal siapa yang salah.


---


Tapi tentang dirinya sendiri  

yang perlahan… menghilang.


---


Dan mungkin—  

ini bukan lagi soal bertahan atau tidak.


---


Tapi tentang  

berapa lama lagi ia bisa tetap ada  

di dalam dirinya sendiri.


---


Catatan kecil:


Tidak semua yang retak langsung hancur.  

Kadang, ia hanya menunggu…  

waktu yang tepat untuk benar-benar runtuh.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASA LALU - Chapter 1 : Rumah yang Runtuh di Siang Hari

MASA LALU - Chapter 2 : Rumah yang Tidak Pernah Kembali Sama

MASA LALU - Chapter 3 - Tempat untuk Bernapas