MASA LALU — CHAPTER 6B - Yang Tidak Bisa Diselamatkan
September 2024.
Akhirnya datang… tanpa suara.
---
Tidak ada teriakan.
Tidak ada drama.
---
Hanya keputusan.
---
Hyuna memilih pergi.
---
Percakapan itu terjadi
dengan tenang.
---
“Aku terima keputusan kamu.
Semoga tidak ada penyesalan.
Jaga diri baik-baik.”
---
Selesai.
---
Tidak ada yang ditahan.
Tidak ada yang diperjuangkan.
---
Dan entah kenapa—
itu yang paling menyakitkan.
---
Hyuna menangis.
---
Bukan karena ingin kembali.
---
Tapi karena akhirnya sadar—
selama ini, ia sendirian.
---
Hari-hari setelahnya… tidak tenang.
---
Cerita mulai keluar.
---
Hal-hal yang seharusnya dijaga…
dibicarakan.
---
Dilebihkan.
Diputarbalikkan.
---
Nama Hyuna mulai dikenal—
dari versi yang bahkan tidak ia kenali.
---
Tatapan berubah.
Bisik-bisik terdengar.
---
Sampai suatu hari—
seseorang berkata langsung di hadapannya:
---
“Kamu itu wanita yang tidak becus mengurus pasangan.”
---
Kalimat itu sederhana.
---
Tapi cukup untuk membuat
sesuatu di dalam dirinya… jatuh.
---
“Bagaimana kamu tahu masalahku?”
---
Suara Hyuna tidak tinggi.
---
“Tolong jangan ikut campur.
Urus saja dirimu.”
---
Ia berpaling.
---
Dan untuk pertama kalinya—
ia benar-benar merasa malu.
---
Bukan karena dirinya.
---
Tapi karena ceritanya…
sudah tidak lagi menjadi miliknya.
---
Dan dunia terasa
lebih berisik dari sebelumnya.
---
Hyuna tidak melawan lagi.
---
Bukan karena tidak bisa.
---
Tapi karena sudah terlalu lelah
menjelaskan sesuatu
yang tidak pernah benar-benar didengar.
---
Ia memilih diam.
---
Seperti yang selalu ia lakukan.
---
Dan perlahan…
sesuatu di dalam dirinya benar-benar berhenti.
---
Bukan tubuhnya.
---
Tapi perasaannya.
---
Harapan.
---
Semua hilang… tanpa suara.
---
Dan di titik itu—
Hyuna akhirnya mengerti:
---
tidak semua hal
bisa diselamatkan.
---
Bukan karena kurang usaha.
---
Tapi karena…
ia sudah lelah.
---
Dan untuk pertama kalinya—
Hyuna benar-benar berhenti.
---
Bukan karena sembuh.
---
Tapi karena sudah tidak ada lagi
yang bisa dipertahankan.
Komentar
Posting Komentar